|
Tubuhku terbalut kebaya hitam berbunga bunga emas Cantik Bagai disiram berliter liter cahaya Payudaraku ranum Kebaya ini menekannya padat Sesak Panas Kebayaku terbakar! Terjilatilah setiap rajutan tangan perempuan desa Di pinggir sungai Gandari. Mereka menyulam kebayaku dari biji strawberi dan kenari putih
Di istana Raja tersenyum Memuji cermin Menyanjung senja dan bulir bulir hujan Beliau sangat cantik Memakai kebayaku
|